Saya menemukan satu baris dalam “Dia & Dia” yang sulit untuk dilupakan begitu saja: bahwa tidak ada perempuan yang boleh disakiti, bahkan dengan setangkai bunga.
Unit elektronik asal Bandung, Rock N Roll Mafia kembali merilis karya terbaru bertajuk “PTSD” pada 22 Mei 2026. Tapi alih-alih merujuk langsung pada gangguan psikologis
Sebagai pendengar lama, Paradoks Diametral adalah album FSTVLST yang terasa berbeda dibanding rilisan mereka sebelumnya. Kalau sebelumnya FSTVLST lebih lekat dengan warna grunge, serta alternative
Kalau “Imagine the Chances” terdengar seperti band yang masih mencari bentuk, “Take It Slow” justru terasa seperti momen ketika Saturdeez mulai benar-benar memahami apa yang
Indie pop pada umumnya cenderung terjebak menjadi lagu-lagu yang terdengar seperti seseorang sedang jatuh cinta untuk pertama kalinya. Semuanya terasa ringan, manis, dan penuh kupu-kupu
Proyek musik biasanya punya dua alasan: ambisi dan muncul dari keharusan. Rambunctious, album penuh perdana SoWhatNow? — moniker Suwatno, penulis fiksi kelahiran Tuban yang kini
Aneh sekali, cara “Born Too Soon” bekerja. Beat drum dan synth-nya masuk dengan energi yang mengajak bergerak: upbeat, catchy, ringan di telinga. Tapi kalau lo
Banyak band yang punya cara terlalu umum untuk memperkenalkan diri sebagai band baru: rilis satu lagu, bikin konten, tunggu algoritma bekerja. SautKat tidak melakukan itu.
Jujur saja, saya bukan orang yang biasa masuk ke ruang ini. Dunia virtual idol, dengan segala lore konstelasi dan fandom yang memiliki nama sendiri, adalah
Sekian malam-malam tertentu ketika langit-langit kamar terasa lebih hidup daripada dunia di luar sana. Kita menatapnya terlalu lama, lalu tanpa sadar mulai memikirkan banyak hal: