Berolahraga Bersama Murphy Radio di Perayaan 8 Tahun Sport Between Trenches

No comments

30 Mei 2026 di Lebak Bulus, Amplified The… mengadakan Murphy Radio, Sport Between Trenches Sun-set Show. Bandarkopi sebagai venue memberikan kesan yang baik untuk first impression. Gue yang nggak pernah kesana lumayan terkagum-kagum karena lingkungan yang cukup asri serta peletakan venue yang berada di lapangan futsal outdoor dengan rumput sintetisnya. Dimulai sore hari membuat kita semakin nyaman dan hangat untuk menikmati myuziek-myuziekan ini.


Penampilan pembuka dan satu-satunya pembuka, Zarathustra. Band full perempuan yang memainkan 70s/80s Rock. Surprisingly ternyata cukup rapi permainannya serta stage act yang lumayan menggugah. Sayangnya ditengah set mereka hujan turun langsung deras, namun hal itu tidak mengurangi intensitas act mereka di panggung. I know this band has a lot of potentials dan itu benar karena terlihat mereka sudah panggungan. Solid, keep it up.

Penampilan Zarathustra di Bandarkopi, Lebak Bulus, Jakarta. (dok: Putud Rafi Muammar Zain/Intro Magz)


Sambil menunggu hujan agak reda, Murphy Radio check line dan audiens turun kembali ke lapangan untuk mengambil spot depan atau tengah. Di tengah itu semua, gue memperhatikan bahwa mayoritas penonton adalah pasangan atau bersama orang tuanya, sementara gue? Menonton bersama teman di bawah payung yang diisi 3 orang. Miris tapi sangat fun. Murphy Radio mulai, gue bingung ini mereka lagi latihan dulu dikit atau intro atau bahkan sudah memainkan lagu? Karena ya kita semua tahu bahwa Murphy ini adalah “band intro”.

Penampilan Murphy Radio di Bandarkopi, Lebak Bulus, Jakarta. (dok: Putud Rafi Muammar Zain/Intro Magz)

Lalu, ternyata sudah memainkan lagu dan itu juga mereka sebut “Lagu Baru #10”, bener aja kecurigaan gue bahwa mereka udah main lagu tanpa kita tahu. Lagu kedua adalah lagu yang cukup jarang dibawakan (setidaknya itu kata mereka sih) yang berjudul “Cats”, gue pribadi tahu lagunya tapi kurang hafal liriknya. Ternyata para Wingmates (fans Murphy Radio) sangat hafal lagu itu dan akhirnya gig itu menjadi cukup hidup karena lagu yang dibawakan ada liriknya.


Lagu ketiga langsung diajak berolahraga, “Sport Between Trenches”. Semua orang lantas langsung mengeluarkan handphone mereka untuk merekam. Gue udah engga penasaran dengan playthrough gitarnya, gue sekarang penasaran dengan playthrough bassnya. Penasaran gue terjawab karena bassnya memang hanya untuk isian supaya ada frekuensi bawahnya, engga ada surprise yang bikin “kok bisa gitu ya”.

Penampilan Wendra, gitaris Murphy Radio di Bandarkopi, Lebak Bulus, Jakarta. (dok: Putud Rafi Muammar Zain/Intro Magz)

Tapi, permainan gitar mas Wendra memang tidak bisa diragukan lagi. Gue sebagai penonton hanya bisa menikmati permainannya tanpa harus tau atau penasaran teknik, kunci, atau melody apa yang akan ia mainkan selanjutnya. Tapi ada satu fun fact yang gue baru tau, mas Wendra ternyata nggak pake pick untuk memainkan gitarnya, mungkin itu juga kenapa kukunya dibiarkan panjang. Tapi Sport Between Trenches memang selalu sukses untuk “menyihir” audiens supaya lebih engage.


Lumayan banyak lagu baru yang dimainkan, judulnya kalo di setlist adalah Lagu baru #10, Lagu baru #1, dan Lagu baru #5, pada saat penampilan juga mereka menyebutnya seperti itu. Tapi perhatian gue atau bahkan semua audiens condong ke Lagu baru #5. Mereka memasukan unsur Reggae! Ya mungkin cuma di akhir lagu tersebut, tapi cara mereka “mix and match” serta “bridging” ke reggaenya yang perlu dipertanyakan. Bagaimana proses kreatifnya, bagaimana ide awalnya, lalu bagaimana menemukan titik “oke ini cocok”. How do they do it? Who knows! Yang jelas itu adalah sesuatu yang baru dan fresh.

Sesi ngobrol dengan Murphy Radio di Bandarkopi, Lebak Bulus, Jakarta. (dok: Putud Rafi Muammar Zain/Intro Magz)


Acara penutup bukan penampilan dari Murphy Radio, tetapi wawancara Murphy Radio yang dipandu oleh Harris Franky dan dipersembahkan oleh Saos Media. Interview itu berlangsung setelah isya. Cuaca sehabis hujan, habis diajak berolahraga dan bermatematika, lalu ditutup dengan obrolan santai mengenai band idola. What a way to end a day!

Also Read

Bagikan:

Agmal Salim

Music Journalist Wannabe

Leave a Comment